Tanda bahaya kehamilan adalah gejala atau keluhan yang menunjukkan adanya gangguan atau komplikasi pada kehamilan yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan segera oleh tenaga kesehatan.
Meskipun tidak semua keluhan menandakan kondisi yang serius, ibu hamil tidak boleh mengabaikan gejala yang muncul secara tiba-tiba, berat, atau terus-menerus.
Perdarahan selama kehamilan bukanlah kondisi yang normal, terutama jika jumlah darah cukup banyak atau disertai nyeri perut.
Yang perlu diwaspadai:
Kemungkinan penyebab:
Jika terjadi perdarahan, segera cari pertolongan medis dan jangan menunggu hingga perdarahan berhenti sendiri.
Sakit kepala ringan terkadang dialami ibu hamil. Namun, sakit kepala yang sangat berat dan tidak membaik setelah beristirahat perlu diwaspadai.
Gejala yang menyertai:
Kondisi ini dapat menjadi tanda preeklamsia, yaitu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan dapat membahayakan ibu maupun janin.
Pembengkakan ringan pada kaki memang umum terjadi selama kehamilan. Namun, jika bengkak muncul secara tiba-tiba dan berlebihan terutama pada wajah dan tangan, ibu perlu segera memeriksakan diri.
Waspadai apabila:
Pembengkakan berlebihan dapat menjadi salah satu tanda preeklamsia.
Janin yang sehat umumnya aktif bergerak, terutama setelah usia kehamilan lebih dari 28 minggu.
Segera periksa jika:
Penurunan gerakan janin dapat menandakan janin mengalami gangguan dan memerlukan pemeriksaan segera.
Ketuban pecah ditandai dengan keluarnya cairan bening dari jalan lahir secara terus-menerus atau tiba-tiba dalam jumlah banyak.
Yang perlu diperhatikan:
Ketuban pecah dini meningkatkan risiko infeksi dan persalinan prematur sehingga harus segera ditangani oleh tenaga kesehatan.
Demam pada ibu hamil dapat menjadi tanda adanya infeksi yang berpotensi membahayakan ibu dan janin.
Segera periksa jika:
Infeksi selama kehamilan harus ditangani secara tepat agar tidak menimbulkan komplikasi.
Mual muntah pada awal kehamilan merupakan hal yang umum. Namun, jika muntah terjadi terus-menerus hingga ibu tidak dapat makan atau minum, kondisi ini perlu mendapatkan perhatian medis.
Tanda yang perlu diwaspadai:
Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum dan dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin.
Nyeri ringan akibat peregangan rahim masih dapat terjadi selama kehamilan. Namun, nyeri perut yang hebat dan terus-menerus tidak boleh diabaikan.
Segera periksa apabila:
Kejang pada ibu hamil merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera.
Kejang dapat terjadi akibat eklamsia, yaitu komplikasi berat dari preeklamsia yang berisiko menyebabkan kematian ibu dan janin jika tidak segera ditangani.
Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan, lakukan beberapa langkah berikut:
â Periksa kehamilan secara rutin sesuai jadwal.
â Konsumsi tablet tambah darah dan vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan.
â Makan makanan bergizi seimbang.
â Istirahat yang cukup.
â Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan tanpa anjuran dokter.
â Segera konsultasi jika mengalami keluhan yang tidak biasa.
â Siapkan rencana persalinan dan transportasi darurat sejak dini.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini