Waspada DBD Saat Musim Hujan: Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya - PUSKESMAS GONDANGWETAN Kabupaten Pasuruan

Waspada DBD Saat Musim Hujan: Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

0x dibaca    2026-03-02 12:00:00    Administrator

202606/11-6a1e292e5a414.jpg

Musim Hujan Datang, Risiko DBD Meningkat

Musim hujan sering kali membawa berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini masih menjadi ancaman serius di Indonesia karena dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Genangan air yang muncul saat musim hujan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yaitu nyamuk yang membawa virus dengue penyebab DBD. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan mengenali gejala DBD dan melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Mengapa Kasus DBD Meningkat Saat Musim Hujan?

Saat musim hujan, banyak genangan air yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.

Beberapa lokasi yang sering menjadi sarang nyamuk antara lain:

  • Bak mandi.
  • Tempayan atau drum penampungan air.
  • Vas bunga.
  • Talang air yang tersumbat.
  • Ban bekas.
  • Kaleng dan botol bekas.
  • Tempat minum hewan peliharaan.

Dalam waktu sekitar satu minggu, telur nyamuk dapat berkembang menjadi nyamuk dewasa yang siap menyebarkan virus dengue.

Kenali Gejala DBD Sejak Dini

Gejala DBD biasanya muncul 4-10 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang membawa virus dengue.

1. Demam Tinggi Mendadak

Gejala utama DBD adalah demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba.

Ciri-cirinya:

  • Suhu tubuh mencapai 38-40°C.
  • Berlangsung selama 2-7 hari.
  • Sulit turun meskipun sudah minum obat penurun panas.

2. Sakit Kepala Hebat

Penderita sering mengeluhkan:

  • Sakit kepala berat.
  • Nyeri di belakang mata.
  • Rasa tidak nyaman saat menggerakkan mata.

3. Nyeri Otot dan Sendi

DBD sering disebut sebagai "breakbone fever" karena menyebabkan:

  • Nyeri otot.
  • Nyeri sendi.
  • Pegal-pegal di seluruh tubuh.

4. Mual dan Muntah

Beberapa penderita mengalami:

  • Nafsu makan menurun.
  • Mual.
  • Muntah berulang.

5. Muncul Bintik Merah pada Kulit

Bintik merah dapat muncul akibat perdarahan di bawah kulit.

Ciri-cirinya:

  • Tidak hilang saat ditekan.
  • Dapat muncul di tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya.

6. Mudah Lelah dan Lemas

Penderita biasanya merasa:

  • Sangat lemas.
  • Sulit beraktivitas.
  • Tidak bertenaga meskipun cukup beristirahat.

Waspadai Tanda Bahaya DBD

Segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan apabila muncul tanda-tanda berikut:

🚨 Nyeri perut hebat.

🚨 Muntah terus-menerus.

🚨 Mimisan atau gusi berdarah.

🚨 Muntah darah atau BAB berwarna hitam.

🚨 Tangan dan kaki terasa dingin.

🚨 Gelisah atau mengantuk terus.

🚨 Sulit minum atau makan.

🚨 Sesak napas.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala DBD?

Jika mengalami gejala yang mengarah ke DBD:

✅ Segera Periksa ke Fasilitas Kesehatan

Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan diagnosis dan memantau kondisi pasien.

✅ Perbanyak Minum Air Putih

Cairan yang cukup membantu mencegah dehidrasi akibat demam tinggi.

✅ Istirahat yang Cukup

Tubuh membutuhkan energi untuk melawan infeksi.

✅ Pantau Kondisi Secara Berkala

Perhatikan suhu tubuh, jumlah cairan yang diminum, serta munculnya tanda bahaya.

❌ Jangan Mengonsumsi Obat Sembarangan

Hindari penggunaan obat yang dapat meningkatkan risiko perdarahan tanpa anjuran tenaga kesehatan.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar


Tulis Disini